Mengapa Investasi P2P Lending Paling Diminati Saat ini?

Di posting oleh:
Saat ini ada banyak sekali bentuk dan jenis investasi yang sedang berkembang dan salah satunya adalah P2P Lending.

Apa itu P2P Lending?


Investasi P2P Lending Paling Diminati Saat ini
P2P Lending adalah bisnis investasi online yang merupakan produk keuangan terbaru saat ini. Produk ini adalah jenis investasi dengan sistem alokasi permodalan dengan berbasis teknologi internet (fintech) dimana pihak investor dengan pihak peminjam akan dipertemukan dalam sebuah sistem yang bernama Per to Per Lending atau orang sekarang sering menyebutnya dengan P2P Lending.

Saat ini di Indonesia berdasarkan publikasi OJK sampai dengan pertanggal 30 Oktober 2019 ada sekitar 144 perusahaan Fintech yang menjalankan bisnis investasi dengan model P2P ini dan semuanya telah mendapatkan legalitas dan diakui keberadaannya oleh pemerintah.

Berikut 10 perusahaan Fintech P2P terbaik di Indonesia yakni:

1. Amartha (PT. Amartha Mikro Fintek)
2. KoinWorks (PT. Lunaria Annua Teknologi)
3. Investree (PT. Investree Radhika Jaya)
4. Modalku (PT. Mitrausaha Indonesia Group)
5. Danamas (PT. Pasar Dana Pinjaman)
6. Uang Teman (PT. Digital Alpha Indonesia)
7. Dana Kita (PT. DanaKita Prima Data)
8. Akseleran (PT. Akseleran Keuangan Inklusif Indonesia)
9. KlikACC (PT. Aman Cermat Cepat)
10. Pendanaan (PT. Pendanaan Teknologi Nusa)

Cara Kerja Bisnis Investasi P2P


Pada dasarnya semua aplikasi di perusahaan Fintech P2P Lending memberikan skema umum yang sama. Yaitu uang dari investor disalurkan pada kreditur yang terpercaya. Nantinya, investor bisa mendapatkan keuntungan tahunan sesuai dengan risiko yang dipilih.

Logikanya, makin besar risiko yang berani Anda pilih, maka makin besar pula return yang dijanjikan.

Investasi jenis ini sekarang banyak sekali peminatnya mulai dari kaum milenial sampai ibu rumah tangga lho!.

Mengapa Bisnis Investasi P2P Lending Paling Diminati Saat Ini?


Setidaknya ada 4 alasan mengapa jenis investasi ini sangat diminati masyarakat, diantaranya adalah:

1. Modal Investasi Yang Relatif Kecil dan Terjangkau

P2P lending menawarkan modal investasi sangat terjangkau mulai dari Rp100 ribu an kok.

2. Sistem Bagi Hasil Yang Lebih Besar dari Deposito

Dibanding deposito, imbal hasil yang dapat diperoleh dengan menanamkan modal di P2P lending ini lebih besar. KoinWorks misalkan, perusahaan Fintech P2P terbaik di Indonesia ini bahkan menawarkan profit hingga sebesar 18% pertahun. Coba bandingkan dengan suku bunga deposito yang hanya berkisar antara 4-7% setahun.

3. Mudah Dipelajari dan Diterapkan

Jenis investasi atau pendanaan di P2P lending ini sangat mudah dipelajari dan diterapkan dan bahkan oleh para ibu rumah tangga sekalipun. P2P ini hanya menerapkan konsep yang sangat sederhana, yakni pinjam meminjam uang saja.

Disini Anda hanya perlu menanamkan modal di perusahaan P2P lending yang Anda pilih, kemudian setiap bulan atau setiap tahun akan menerima keuntungan.

4. Minim Risiko Bila Uang Diinvestasikan di perusahaan P2P Lending yang Legal

Siapa sih yang nggak khawatir terjerat oleh investasi bodong? Sebelum Anda berniat melakukan investasi, maka pastikan Anda memilih perusahaan P2P lending yang telah terdaftar resmi dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dengan begitu, risiko investasi lebih minim karena semua proses di awasi oleh otoritas. Jangan sampai ingin untung eh.. malah jadi buntung.

Oleh karena itu cerdaslah dalam memilih investasi yang tepat jangan sampai Anda termakan bujuk rayu oknum investasi bodong. Agar tercegah dari segala bentuk iming iming dan aksi tipu daya investasi bodong mungkin ada baiknya Anda membaca artikel tips terhindar dari investasi bodong yang juga telah saya publikasikan dalam blog saya ini.

Terima kasih atas kunjungannya semoga artikel ini bisa berrmanfaat untuk Anda. Jangan lupa untuk menulis juga komentar Anda disini karena siapa tau ada pengalaman berharga Anda yang bisa Anda bagikan terkait dengan investasi P2P Lending ini agar pembaca lain dapat pula mengetahuinya.